|
Indonesia resmi dinominasikan sebagai calon Presiden Dewan HAM PBB periode 2026, dengan dukungan negara-negara kawasan Asia–Pasifik. Pencalonan ini mendapat respons positif dari DPR RI. Anggota Komisi I DPR, Oleh Soleh, kepada Radio Elshinta menilai posisi tersebut membuka peluang strategis bagi Indonesia untuk memperkuat diplomasi dan menjelaskan berbagai isu HAM yang selama ini kerap mendapat sorotan negatif di forum internasional. Seberapa siap Indonesia mengemban peran penting ini? Ikuti analisis dan pandangan Teuku Rezasyah, Dosen Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran, menjelang pemilihan yang dijadwalkan pada 8 Januari 2026. |