Search

Home > Radio Elshinta > Kasi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Rahmat Aji Pramono Mengingatkan Bahwa Paparan Mikroplastik Yang Berlebihan Diduga Dapat Memengaruhi Kesehatan Organ Tubuh.
Podcast: Radio Elshinta
Episode:

Kasi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Rahmat Aji Pramono Mengingatkan Bahwa Paparan Mikroplastik Yang Berlebihan Diduga Dapat Memengaruhi Kesehatan Organ Tubuh.

Category: News & Politics
Duration: 00:02:13
Publish Date: 2025-10-24 10:31:30
Description:

JAKARTA - Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan P2P Dinkes Provinsi DKI Jakarta, Rahmat Aji Pramono, menjelaskan bahaya mikroplastik dan partikel halus PM2,5 terhadap kesehatan manusia. Dia mengatakan jika partikel ini sudah masuk ke dalam tubuh dan peredaran darah bisa mengganggu organ manapun yang dilewatinya.


Rahmat juga menuturkan dampak paling serius terjadi pada ibu hamil karena mikroplastik dapat menghambat penyaluran nutrisi ke janin.

Kondisi ini dapat memicu kelahiran prematur atau berat badan bayi yang rendah. Ia menyebut sejumlah peneliti telah menunjukkan kaitan antara paparan PM2,5 dengan gangguan pertumbuhan janin.


"Mikroplastik yang kurang sangat kecil. Memang dari beberapa penelitian ini, ketika dia sudah masuk ke dalam tubuh kita dan dia masuk ke dalam peredaran darah, itu bisa mengganggu organ manapun yang dia kunjungi ya. Termasuk ketika dia ibu hamil dan ketika polutan ini sampai kepada perdaerahan untuk janin, ini bisa mengganggu untuk pemberian nutrisi pada janinnya."

"Memang di dalam beberapa penelitian, penyebab dari PM2,5 ini bisa menyebabkan gangguan tumbuh kembang si janin di dalam tubuh."

"Jadi janinnya akan lahir prematur atau janinnya akan lahir dengan berat badan yang kurang, itu bisa jadi seperti itu."

"Nah kalau tadi yang pertanyaan berikutnya yang terkait tentang autisme ya, autisme ini sepertinya tidak terlalu ada efek langsung dari si PM2,5 ini atau dari mikroplastiknya."

"Banyak faktor-faktor lain yang menyebabkan terjadinya autisme pada anak-anak kecil."


Meski begitu, Rahmat menegaskan belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa mikroplastik secara langsung menyebabkan autisme pada anak. Dan juga, jika pemaparan tidak terlalu intensif, maka penyakit tersebut tidak akan menyakiti pada janin dan juga sang ibu.

Menurutnya, gangguan tersebut dipengaruhi banyak faktor, meski mikroplastik tetap menjadi salah satu resiko bagi kesehatan janin dan perkembangan anak.


Laporan dari Balai Kota DKI Jakarta, Reynaldi Adi Surya.

Total Play: 0