|
Isu mengenai dana pemerintah daerah yang mengendap kembali mencuat setelah Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan keprihatinannya terhadap besarnya anggaran daerah yang belum terserap secara optimal. Sentilan dari Menkeu ini langsung menuai reaksi Gubernur Jawa Barat, Deddy Mulyadi.
Lambatnya penyerapan anggaran kerap menjadi masalah klasik di banyak daerah. Kondisi ini bukan hanya menghambat pembangunan, tetapi juga mengurangi efektivitas program pemerintah yang seharusnya menyentuh masyarakat secara langsung.
Apa yang menjadi penyebab utama lambatnya penyerapan anggaran dan bagaimana dampaknya terhadap pelayanan publik serta pertumbuhan ekonomi daerah?
Simak perbincangan kami bersama Pakar Otonomi Daerah dan Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Prof. Djohermansyah Johan. |