|
Description:
|
|
Di chapter ini @patricia.wulandari mengundang Yusi Avianto Pareanom, seorang penulis, penerjemah, editor, pemilik penerbitan independen Banana, dan anggota kepengurusan Dewan Kesenian Jakarta periode 2016-2019 yang kemarin baru saja selesai mengadakan Jakarta International Literary Festival 2019.
Tiga bukunya, yaitu Rumah Kopi Singa Tertawa (kumcer), Muslihat Musang Emas (kumcer), dan Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi (novel) mendapat sambutan yang sangat baik. Seperti apa proses Yusi menulis karya-karyanya? Kenapa memutuskan untuk bersusah payah mendirikan Penerbit Banana? Apa misi di balik Jakarta International Literary Festival 2019? |